Friday, September 13, 2013

Materi Sidang #3 - Testing dan Implementasi Sistem


TESTING DAN IMPLEMENTASI SISTEM


·        Sumber Perangkat Lunak Aplikasi
  1. Perangkat lunak komersial dari vendor
  2. Perangkat lunak terkustomisasi (eustomized software)

Keuntungan dan kelemahan menggunakan paket perangkat lunak komersial :

Keuntungan
  1. Implementasi cepat
  2. Penghematan biaya
  3. Estimasi biaya dan waktu
  4. Reliabilitas

      Kerugian
1.      Kesesuaian rancangan sistem yang tidak baik
2.      Ketergantungan pada vendor
3.      Biaya tidak langsung dari kerusakan SDLC

Yang dipersiapkan oleh vendor adalah
  1. RFP (Request For Proposal)
  2. Prototyping


·       Mengorganisir dan Mengukur Proyek dan Produktivitas Pengembangan Perangkat Lunak

Pendekatan organisasi
1.      Program development team
2.      Chief programmer team
3.      Egoless programming team

·       Perancangan dan  Pengembangan Perangkat Lunak
      Pendekatan rancangan perangkat lunak
1.      Rancangan perangkat lunak terstruktur
2.      Rancangan perangkat lunak berorientasi objek

Tahap rancangan perangkat lunak :

Designing à coding à testing à maintenance


Alat perancangan perangkat lunak terstuktur
1.      Kamus data
2.      Model data logik
3.      ERD
4.      DFD
5.      STD
  


·       Pengkodean Perangkat Lunak
Perbedaan bahasa generasi ke 4 dengan bahasa generasi ke 3
Keunggulan 4GL
1.      Jalur kode yg lebih sedikit
2.      Memberikan potensi dilakukan pemrograman oleh end user
3.      Metodologi pengembangan
4.      Produktifitas yg meningkat
5.      Layanan yg meningkat
6.      Partisipasi pemakai

Keunggulan 3GL
1.      Kepadatan
2.      Efisiensi mesin
3.      Fungsionalitas
4.      Kompatibilitas
5.      Produktivitas pengkodean
6.      Pengujian dan pemeliharaan

Object Oriented Programming
Jenis bahasa OOP
Murni : (small talk)
Hybrid : (C,C++,Cobol)


·       Dasar-dasar Pengujian Perangkat Lunak : White Box, Path Basis, Struktur  Kendali
Pengujian adalah proses eksekusi suatu program dengan maksud menemukan kesalahan

Proses Testing
a.       System Testing : pengujian thd integrasi subsystem, yaitu keterhubungan antar subsystem
b.      Acceptance Testing : pengujian terakhir sblm dipakai oleh user (alpha test,Beta test)
c.       Component testing : pengujian komponen program
d.      Integration testing : pengujian kelompok komponen2 yg terintegrasi membentuk subsystem ato system

            Rencana pengujian
1.     Proses testing
2.     Pelacakan kebutuhan
3.     Item yg diuji
4.     Jadwal testing
5.     Prosedur pencatatan hasil dan prosedur
6.     Kebutuhan akan hardware dan software
7.     Kendala

          Whitebox testing :
cara pengujian dengan melihat ke dalam modul untuk meneliti kode-kode program yg ada, menganalisis apa ada kesalahan atau tidak
kelebihan
1.      mendeteksi kondisi yg tdk sesuai
2.      menampilkan asumsi yg tdk sesuai

            Kelemahan
1.      utk software besar  white box testing merupakan strategi yg tergolong boros krn melibatkan sumber daya yg besar

Path Basis
Tujuannya meyakinkan bahwa himpunan test case akan menguji setiap path pada suatu program paling sedikit satu kali.

Menggunakan notasi graph atau flow graph untuk menggambarkan aliran kontrolnya

Struktur  Kendali
Bagian ini mengatur jalannya eksekusi suatu program

·       Tehnik Pengujian Perangkat Lunak : Black Box, Sistem Waktu

Blackbox testing
 pengujian yg dilakukan hanya mengamati hasil eksekusi melalui data uji dan memeriksa fungsional dari perangkat lunak.
Keunggulan : dapat menemukan cacat pada s/w
Kelemahan : tester tidak pernah yakin apakah s/w tsb benar” lolos uji

·       Nyata, Uji Otomatis






·       Pengujian dan Strategi Berorientasi Objek

Object-oriented testing
1.      Komponen yg diuji adalah class-object
2.      Lebih besar dibanding pengujian suatu fungsi sehingga pendekatan whitebox testing perlu diperluas
3.      ketidakjelasan “top” suatu system untuk top-down integration testing

Pendekatan Strategis ke pengujian perangkat lunak
a.       Pengujian unit        : Biasanya berorientasi pada white box
b.      Pengujian integrasi : menggunakan blackbox dgn test case  dari spesifikasi
c.       Pengujian Validasi : Pengujian Alpha dan beta
d.      Pengujian sistem  :pengujian perbaikan,keamanan,stress,kinerja

Testing Level
1.      Testing operations pada objects
2.      Testing object classes
3.      Testing clusters cooperating objects
4.      Testing OO system secara lengkap

·       Implementasi Sistem
Membuat rencana implementasi
1.      Rencana Functional Test
2.      Rencana Data Conversion
3.      Rencana System Cutover
4.      Rencana Training User

Menyiapkan tempat
Perencanaan fisik : Tata letak (Platform)
Fasilitas
1.      Alat pengatur suhu (AC)
2.      Alarm
3.      Power listrik
4.      Pencahayaan

            Pelatihan
      Topik untuk pelatihan
n      Penggunaan System
n      Konsep Umum Komputer
n      Konsep Sistem Informasi
n      Konsep Pengorganisasian
n      Manajemen Sistem
n      Instalasi Sistem




            Dukungan Informasi untuk user
1.      Help desk
2.      On-line help
3.      Bulletin boards dan mekanisme pendukung lainnya


Dokumentasi system
1.      Jenis user documentation
2.      Deliverables
3.      informasi detail spesifikasi perancangan system
4.      internal documentation
5.      eksternal documentation
         
Konversi sistem baru
Proses organisasional terhadap perubahan sistem dari sistem informasi lama ke sistem baru
1.      Instalasi langsung
2.      Instalasi parallel
3.      instalasi konversi pilot
4.      instalasi konversi bertahap (phase-in)

·       Pemeliharaan Sistem
1. Merupakan siklus terakhir dari SDLC (system development lifecycle)
2. Pemeriksaan periodik, audit dan permintaan pengguna akan menjadi source  
    untuk  melakukan perawatan sistem diseluruh masa hidup system

Jenis Pemeliharaan
1.      Pemeliharaan Korektif    
2.      Pemeliharaan Adaptif
3.      Pemeliharaan Perfektif
4.      Pemeliharaan Preventif

Siklus Hidup Pemeliharaan Sistem (SMLC)
1.      Permintaan Perubahan
2.      Mengubah permohonan pemeliharaan menjadi suatu perubahan
3.      Menspesifikasi perubahan
4.      Membangun pengganti
5.      Menguji pengganti
6.      Melatih pengguna dan melakukan tes penerimaan
7.      Pengkonversian dan pelepasan ke operasi
8.      Mengupdate dokumentasi
9.      Melakukan pemeriksaan pascaimplementasi






Prosedur Pemeliharaan Sistem
1.      SDLC dan SWDLC
2.      Definisi data standar
3.      Bahasa pemrograman standar
4.      Rancangan Moduler
5.      Model yang dapat digunakan kembali
6.      Dokumentasi standar
7.      Kontrol sentral


Case Tools Untuk memelihara Sistem
1.      Forward engineering
2.      Reverse Engineering
3.      Reengineering
4.      Restrukturing
5.      Maintenance Expert Systems

Mengembangkan perubahan sistem manajemen (CMS)

*      Model Umum CMS :
1.      Membatasi akses ke sumber produksi dan kode objek
2.      Mengurangi kesalahan dan mendesain cacat
3.      Mencegah keberadaan lebih dari satu versi program sumber dan kode objek dalam file master produksi
4.      Mengembangkan kualitas dan reliabilitas
5.      Mempertinggi keamanan dan kendali
6.      Mempertinggi produktivitas perangkat lunak

Komponen CMS
1.      Fasilitas fungsi perpustakaan
2.      Perintah kerja pemeliharaan
3.      Bengkel kerja programmer
4.      File master tes
5.      File master jaminan kualitas
6.      File master produksi
7.      File master cadangan
8.      Laporan manajemen dan jejak audit